About Hary si Tukang Tambalbrand
Marketing itu gak susah sebenarnya, tapi njlimet……hehehe….
Kenapa kok pakai nama tambalbrand? Soalnya berdasarkan pengamatan sehari-hari masih banyak praktek branding di Indonesia yang sifatnya masih kaya tukang tambal, hanya tambal sana tambal sini tapi konsep dasarnya mungkin kurang kuat dan kurang tepat. Jadi mari belajar bersama-sama supaya Indonesia makin maju, kalau Indonesia maju, otomatis ekonomi akan menjadi oke, kalau ekonomi oke jualan jadi mantap, kalau jualan mantap, tentu bos senang, kalau bos senang akhirnya bonus pasti mengalir lancar….hehehehe
Jadi kalau pas masuk ke mailing list marketing club ketemu orang namanya tambalbrand ya itu memang saya.
So, Mr. Hary tambalbrand dibesarkan dengan passion yang tinggi terhadap art dan sport, akhirnya “kesasar” di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, sempat bekerja di perbankan sebentar, kemudian akhirnya bertemu dengan dunia yang dicinta sekaligus dibenci, Branding, saat kuliah untuk mengambil Master di bidang Branding di Middlesex Univ. London, UK. Situasi “hype and vibrant” London mempengaruhi tulisan-tulisan dan ide-ide yang muncul di kepala.
Saat ini sibuk jungkir balik menjaga Volkswagen supaya tetap menjadi “sexy ” brand di Indonesia dan tidak sekedar tambal sana tambal sini.
Salam Tambalbrand